Kurikulum
Jurusan Hubungan Internasional Universitas Riau (HI UNRI) yang telah berdiri sejak tahun 1983 melihat pengembangan kurikulum sebagai suatu keniscayaan karena perubahan di tingkat kebijakan pemerintah, perkembangan keilmuan dan juga tuntutan di dunia kerja yang tentunya tidak sama dari waktu ke waktu. Rekonstruksi kurikulum yang dilakukan oleh tim kurikulum Jurusan HI UNRI dilakukan dengan mempertimbangkan banyak hal, mulai dari masukan pemangku kebijakan internal maupun eksternal. Evaluasi kurikulum juga merupakan kegiatan yang mendorong program fakultas yang mendukung penyelenggaraan pendidikan (link Renstra FISIP 2021-2025). Kegiatan evaluasi kurikulum dilakukan secara periodik dalam jangka waktu empat tahun sekali. Sebelum akhirnya mengadopsi kurikulum berbasis luaran pada tahun 2021, Jurusan Ilmu Hubungan Internasional Universitas Riau menerapkan kurikulum yang berbasis KKNI.
Saat ini, Jurusan Hubungan Internasional menerapkan Kurikulum terbaru Tahun 2025 berbasis OBE melalui Surat Keputusan (SK) Rektor Universitas Riau Nomor: 2150/UN19/HK.02/2025 dengan 145 SKS yang ditempuh dalam 8 semester. Pada kurikulum terbaru ini juga menyediakan 3 (tiga) kosentrasi peminatan yaitu Diplomasi Keamanan, Ekonomi Politik Internasional, dan Kajian Kontemporer.
Peta Kurikulum
Profil Lulusan
Jurusan HI UNRI merumuskan tiga peran yang dapat digeluti oleh lulusan jurusan, yaitu: 1) sebagai diplomat muda yang bekerja di institusi pemerintah dan nonpemerintah yang membutuhkan keahlian berdiplomasi; 2) sebagai peneliti muda yang menganalisis kebijakan luar negeri Indonesia dan/atau fenomena-fenomena hubungan internasional lainnya. dan 3) sebagai asisten proyek (project assistant) yang membantu organisasi pemerintah dan non pemerintah, baik di level nasional maupun internasional, dalam merumuskan kebijakan atau pandangan tentang isu-isu lintas batas negara.
No | Profil Lulusan | Deskripsi Profil Lulusan |
PL1 | Diplomat muda | Seseorang
yang bekerja di lembaga pemerintah dan nonpemerintah yang mampu berdiplomasi,
bernegosiasi dan memiliki kepekaan terhadap isu-isu hubungan internasional |
PL2 | Peneliti muda | Seseorang
yang mampu menghasilkan karya ilmiah yang berisikan analisis terhadap
fenomena-fenomena hubungan internasional |
PL3 | Asisten proyek | Seseorang
yang bekerja di lembaga pemerintah dan nonpemerintah yang membantu pengambil
kebijakan dalam merumuskan kebijakan melalui sikap kritis, literat, beretika,
mandiri, kolaboratif, dan bertanggung jawab. |
Capaian Pembelajaran
Sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN DIKTI), dan masukan dari Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional Indonesia (AIHII) sebagai asosiasi bidang ilmu, capaian pembelajaran lulusan Jurusan HI UNRI memiliki beberapa ranah, yaitu ranah sikap, pengetahuan, keterampilan umum, dan ranah keterampilan khusus.
CPL
ke- | Pernyataan Capaian Pembelajaran Lulusan
(CPL) |
CPL 1 | Mampu
menelaah dan mengintegrasikan secara responsif dan inovatif ilmu pengetahuan
bidang agama, humaniora, teknologi informasi dan komunikasi, kewirausahaan,
ilmu lingkungan dan mitigasi kebencanaan, serta membiasakan bersikap amanah dan santun dalam kehidupan
bermasyarakat dan di dunia kerja yang relevan |
CPL 2 | Menguasai
teori, konsep, dan metode penelitian Hubungan Internasional |
CPL 3 | Mendeteksi
dan mengevaluasi isu-isu, aktor, struktur, dan proses di dalam hubungan
internasional |
CPL 4 | Menelaah
dan mendiagnosis perubahan-perubahan politik, ekonomi, sosial, dan
keterhubungan antara ketiganya, dalam konteks hubungan internasional |
CPL 5 | Menerapkan
pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif |
CPL 6 | Memiliki
jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan prinsip belajar sepanjang hayat |
CPL 7 | Mampu
merancang deskripsi saintifik dalam bentuk tugas esai ilmiah, skripsi, atau
laporan tugas akhir |
CPL 8 | Mampu
mengidentifikasi dan mengkritik permasalahan internasional baik di tingkat
lokal, nasional, regional, maupun global |
CPL 9 | Mampu
mengaplikasikan prinsip dan teknik negosiasi dan diplomasi |
CPL 10 | Mampu
mengidentifikasi kepentingan nasional Indonesia serta memahami posisinya di
dalam politik internasional |
CPL 11 | Mampu
mengekspresikan pemikiran dan argumentasi secara lisan dalam bahasa Indonesia
dan/atau bahasa Inggris |